Modus Operandi

Karena membayar pajak di bank maka modus operandi korupsi pajak terjadi sebelumnya. Setidaknya itu yang saya ketahui dari beberapa cerita teman. Saya tidak tertarik untuk mencobanya kok. Modus Operandi :

1. Pemerasan

Suatu saat dari pemeriksaan pajak atau dari hasil permintaan data didapatkan data penjualan wajib pajak nakal yang ternyata tidak dilaporkan. Lalu si pegawai pajak nakal ini menghubungi wajib pajak nakal tersebut untuk meminta sejumlah uang agar data tersebut tidak ditindaklanjuti.

2. Penyuapan

Dalam sebuah percakapan telepon

Bos PT A : aku kasih dua milyar all in, terserah buat kamu berapa buat negara berapa

Pegawai Pajak Nakal : oke bos

3. Fee

Membantu wajib pajak dengan meminta imbalan.

Korupsi di pajak selalu melibatkan dua orang, pegawai pajak nakal dan wajib pajak nakal. Dua-duanya harus dihukum, setuju kan? 🙂

Advertisements

Membayar Pajak Itu Di Bank

Membayar pajak itu di bank. Uang pajak yang dibayarkan langsung masuk ke kas negara. Ke kantor pajak hanya melaporkan atas pembayaran yang telah dilakukan.

Banyak kantor pajak yang bekerjasama dengan bank. Kantor pajak menyediakan tempat dan bank menyediakan pegawai serta peralatan untuk penerimaan setoran. Itu dilakukan untuk memudahkan wajib pajak dalam membayar dan melaporkan pajaknya. Tetapi tetap saja, uang yang dibayarkan masuk ke bank.

Beberapa waktu yang lalu ada pencuri yang mencoba peruntungannya di kantor pajak. Mereka kira kantor pajak tempat meyimpan uang pajak. Hasilnya zonk, mereka tidak dapat apa-apa.

Kalau membayar pajak di bank, maka uang pajak yang telah dibayarkan tidak mungkin diambil pegawai pajak kan? 😀

Tak Berbayar

Semua pelayanan kantor pajak tak berbayar alias gratis. Membuat NPWP, mendaftarkan diri sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak), dan konsultasi dengan AR semuanya free.

Jangan pernah mau jika ada oknum yang meminta fee untuk mengurusi masalah perpajakan, apalagi jika beralasan untuk membayar biaya terkait pajak.

Ingat ya, mengurusi masalah perpajakan selalu gratis. Good Luck With Your Tax (GLWYT) 😀

Bagaimana Pajak Menemukanmu

Pintu masuk pajak adalah NPWP, kalau kamu punya NPWP berarti datamu sudah terekam di kantor pajak. Ada petugas pajak (disebut AR) yang akan mengawasi pembayaran dan pelaporan pajakmu. Kalau telat membayar atau melapor maka AR bisa menerbitkan surat tagihan atas dendanya.

Kamu bisa saja menghindar dengan tidak membuat NPWP, tapi ada beberapa hal yang membuat pajak bisa menemukanmu.

1) Sensus Pajak

2) Laporan lawan transaksi –> kalau lawan transaksimu memberikan data pembelian yang kamu lakukan, itu bisa menjadi petunjuk

3) Pembelian tanah –> data pembelian tanahmu bisa menjadi alat keterangan

4) Pengamatan AR

Yah, begitulah sedikit info tentang pajak. Good luck with your tax !

Pajak ver. 2.0

Saya beruntung diterima sebagai pegawai pajak pasca reformasi birokrasi. Bukan hanya soal remunerasinya, tetapi juga ketenangan bekerja. Saya merasa institusi tempat saya bekerja sudah banyak berubah.

Apakah kamu rela membayar pajak?

Terlepas dari apapun jawabannya saya berkomitmen untuk membantumu. Bukan dengan menjadi calo dan meminta fee. Saya akan mencoba membagi sedikit hal tentang pajak saat ini, pajak ver.2.0

Saya akan senang sekali jika ada yang bertanya. 🙂