Membayar Pajak Itu Di Bank

Membayar pajak itu di bank. Uang pajak yang dibayarkan langsung masuk ke kas negara. Ke kantor pajak hanya melaporkan atas pembayaran yang telah dilakukan.

Banyak kantor pajak yang bekerjasama dengan bank. Kantor pajak menyediakan tempat dan bank menyediakan pegawai serta peralatan untuk penerimaan setoran. Itu dilakukan untuk memudahkan wajib pajak dalam membayar dan melaporkan pajaknya. Tetapi tetap saja, uang yang dibayarkan masuk ke bank.

Beberapa waktu yang lalu ada pencuri yang mencoba peruntungannya di kantor pajak. Mereka kira kantor pajak tempat meyimpan uang pajak. Hasilnya zonk, mereka tidak dapat apa-apa.

Kalau membayar pajak di bank, maka uang pajak yang telah dibayarkan tidak mungkin diambil pegawai pajak kan? πŸ˜€

Advertisements

8 thoughts on “Membayar Pajak Itu Di Bank

  1. Dulu ketika jadi teller, suka sepet >.< kalo ada yang bayar pajak setumpuk. (kadang bisa lebih dari 50 berkas pajak perorang). Mau gak mau satu konter teller harus tutup dan kebut posting sebelum tenggat waktunya. Sialnya ini berpengaruh dengan antrian teller yang lain yang membeludak. Yaaa… denger omelan nasabah jadi biasa banget dah πŸ˜€

    • Omndut pernah di perbankan ternyata.. πŸ™‚

      ternyata banyak juga ya yang bayar pajak rombongan gitu. Sama Omndut, dulu pas jadi front office juga gitu satu orang lapor pajaknya banyak, bikin yang lain nunggu lama. I know what you feel.. hahaha

      • Nombok gegara pajak juga pernah euy aku πŸ™‚ Pajaknya Rp.1.307.709. Tapi transaksi tersebut terposting Rp. 1.307.907. Kelebihan posting Rp.198 perak. Sialnya baru tahu ketika sore verifikasi nota. Ketika di Error Correction eh ternyata dananya udah dilimpahin ke rekening kantor pajak.

        Nombok 1,3 juta hahaha! tapi tuh duit balik lagi 3 bulan kemudian. Ini gegara panik. Padahal katanya kalo kelebihan bayar pajak, oleh kantor pajak cuma dikasih denda 5 ribu perak doang Ouuccch

      • waahhh.. memang kudu teliti ya om klo kerja di bank, klo saya udah pasti banyak erornya tuh.. πŸ˜€

  2. Haha iya πŸ™‚ karena resikonya gede. Selisih ya nombok. Walau alhamdulillah dulu gak pernah nombok yang bener2 lenyap. Kasus salah posting pajak itu pun ujungnya balik duitnya.

    Itu, yang suka bayar pajak lebih dari 50 berkas kadang jumlah tagihannya gak penting banget haha 3 ribu perak, 7 ribu. Kenapa gak disatuin aja ya mas? padahal itu satu perusahaan.

    • hihii mantap nih omndut,,

      klo yang 50 berkas itu perusahaan bayar pajak atas potongan karyawannya ya mas, kalau bener namanya PPh 21, harus masing2 karena nanti itu dipakai karyawan buat laporan SPT Tahunannya dia sendiri2x, jadi bukti bahwa pajak karyawan udah dipotong dan dibayarkan oleh perusahaan.. πŸ™‚

  3. Kalo dalam kasusku itu perusahaan penyediaan jasa keamanan/security. Jadi pajak para kliennya dibayarin semua. Hmm mungkin salah satu bentuk service perusahaan itu ya hahaha πŸ™‚ oke deh makasih infonya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s