Terima Kasih Bos

Akhir-akhir ini bos sering dapat tugas ke luar kota. Saya jelas senang, kawan-kawan yang lain pun sama. Sampai-sampai ibu pemilik kantin heran “Ini ada apa to mas? kok suasananya kayak akhir pekan?”

Saat tidak ada bos semuanya menjadi santai. Bekerja santai, istirahat santai, masuk kantor pun santai.

Tapi di akhir pekan yang sesungguhnya saya merasa ada yang kurang. Sebuah pertanyaan tiba-tiba terlontar dari hati kecil. Besok sudah libur, selama bos tidak ada di kantor apa saja yang telah saya kerjakan?Jawaban yang muncul adalah perasaan bersalah.

Terima kasih bos, bagaimanapun juga keberadaanmu membuat saya bekerja lebih maksimal. Berkat bos saya tahu bagaimana cara menghargai gaji yang negara bayarkan. Lalu saya rindu hari senin.. jiaah

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Terima Kasih Bos

  1. he he ya kalo bekerja karna ada bos ya bgitu

    tapi jika bekerja karna memang bekerja maka dengan ato tanpa bos tetap bekerja 😀

  2. wah.. kesadaran yang tinggi. Beruntung bossnya punya team yang mudah ‘nyadar’ begini.. he he

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s